Dalam update terbarunya tentang Kick ’em Jenny, Badan Nasional Penanggulangan Bencana Grenada (NaDMA) mengatakan aktivitas di gunung berapi bawah laut tersebut telah mereda.
Menurut informasi dari Pusat Penelitian Seismik UWI (UWI SRC), terjadi peningkatan aktivitas seismik di Kick ’em Jenny antara pukul 23.14 pada tanggal 9 Februari dan pukul 03.00 pada tanggal 11 Februari.
Jumlah kejadian saat itu sebanyak 3.400 dengan pengukuran magnitudo terbesar 3,3 tercatat pada 10 Februari.
Namun, mulai pukul 03.00 tanggal 11 Februari, aktivitas tersebut menurun dan frekuensinya hampir berhenti total.
Badan tersebut mengatakan perlu dicatat bahwa tingkat aktivitas di gunung berapi bawah laut Kick ’em Jenny dapat meningkat, menurun, atau tetap pada tingkat normal. Selain itu, tingkat aktivitas mungkin berfluktuasi.
SRC UWI akan terus memantau gunung berapi bawah laut tersebut dan memberikan analisis terkini mengenai situasinya.
Berdasarkan informasi dari UWI SRC, tingkat kewaspadaan Kick ’em Jenny tetap KUNING.
Artinya, seluruh kepentingan kelautan harus mempertahankan zona perlindungan sepanjang 1,5 kilometer.
+ There are no comments
Add yours