Presiden Otoritas Palestina Mohammed Shtayyeh menawarkan untuk mengundurkan diri sebelum rapat kabinet pada hari Senin, membuka pintu bagi pemerintahan teknokratis baru yang dipimpin oleh Presiden Mahmoud Abbas. Amerika Serikat dan sekutu Arabnya berupaya untuk menghidupkan kembali badan pemerintahan tersebut, dengan harapan bahwa badan tersebut dapat mengambil alih peran di Gaza setelah perang.
+ There are no comments
Add yours