Ikan kecil ini mengeluarkan suara yang keras seperti suara tembakan

Di alam, seringkali semakin besar hewan, semakin besar pula kebisingannya. Misalnya, paus sperma dapat membunyikan klakson dengan suara sekeras 200 desibel, sedangkan gajah dapat membunyikan klakson hingga 117 desibel. Namun seperti yang kita ketahui, alam penuh dengan kejutan, dan dalam salah satu kejutan tersebut, para ilmuwan menemukan bahwa raja terompet sedang dipukuli oleh seekor binatang yang lebih kecil dari salah satu kuku jarinya, yang mampu mengeluarkan suara sekeras suara tembakan. Para ilmuwan dari Universitas Amal Berlin melakukan penelitian mereka sendiri otak Danielle, sejenis ikan yang sering digunakan dalam studi ilmu saraf, di dalam tangki di laboratorium mereka ketika orang yang lewat melihat dengungan keras yang tidak dapat dijelaskan. Suara itu ternyata berasal dari seekor ikan. “Dan ini luar biasa karena ukurannya sangat kecil dan berisik,” kata mahasiswa PhD Verity Cook kepada BBC.

Para ilmuwan segera menemukan bahwa laki-laki memiliki “alat produksi suara yang unik”, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan Senin. PNAS. Mereka mengontraksikan otot yang menarik tulang rusuk dan menciptakan ketegangan pada tulang rawan di dalam otot. Tulang rawan kemudian mengendur, mengenai kantung renang yang berisi gas, dan menghasilkan suara keras yang biasanya berulang dalam denyut cepat 140 desibel. Suaranya sekeras suara tembakan, sirene ambulans, atau suara palu Wali berita. “Kami percaya bahwa suara keras seperti itu dapat didengar oleh ikan lain” pada jarak satu panjang tubuhnya, kata Cook, penulis utama studi tersebut, kepada BBC. Pada jarak beberapa kaki, “amplitudonya sekitar 108 desibel,” atau sekeras buldoser.

“Orang-orang hanya berjalan melewati akuarium dan mendengar suara-suara ini,” kata Cook, seraya mencatat bahwa karena air memantulkan sebagian besar kebisingan, suara tersebut terdengar seperti dengungan yang terus menerus bagi manusia. “Dalam hal sinyal komunikasi, saya tidak dapat menemukan hewan lain sebesar ini yang dapat mengeluarkan suara sekeras itu,” tambah Cook. Memang benar, temuan ini benar otak Danielle menurut BBC, salah satu spesies paling berisik yang pernah ditemukan. Sebagai perbandingan, “auman manusia yang paling keras adalah 129 desibel,” per Amerika hari ini. Para ilmuwan berspekulasi bahwa suara drum digunakan untuk komunikasi, mungkin untuk memperingatkan pejantan saingannya atau untuk menavigasi sungai keruh di Myanmar tempat ikan tersebut hidup. Seperti yang dikatakan Cook kepada BBC: “Evolusi telah menghasilkan banyak cara menarik untuk memecahkan banyak masalah menarik.” (Lebih banyak cerita penemuan.)

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours