22 Februari 2024, 14:25 GMT
Diperbarui 1 jam yang lalu
Sumber gambar Rekor Dunia Guinness
keterangan gambar,
Bobi sebelumnya memegang Rekor Dunia Guinness untuk anjing tertua
Bobi si anjing secara anumerta dicopot dari gelar anjing tertua di dunia karena perselisihan mengenai usia sebenarnya.
Guinness World Records (GWR) menyatakan tidak memiliki bukti bahwa seekor anjing tua yang mati tahun lalu sama tuanya dengan yang diklaim.
Organisasi tersebut mengatakan microchip yang diklaimnya membuktikan usia Bobi tidak cukup sebagai bukti untuk gelar yang diberikan pada Februari tahun lalu.
GWR mengaku belum menentukan anjing mana yang menjadi pemegang rekor baru.
Bobi adalah Rafeiro do Alentejo dari Conqueiros di Portugal.
Trah ini biasanya hidup sekitar 12-14 tahun. Namun saat menerima penghargaan tersebut, Bobi dikabarkan berusia 30 tahun.
Namun GWR meluncurkan penyelidikan terhadap bukti yang digunakan untuk membuktikan judul tersebut bulan lalu setelah muncul keraguan tentang keandalannya dalam membuktikan usia Bobi.
GWR berkata: “Kami tidak memiliki bukti konklusif yang secara pasti menentukan tanggal lahir Bobi.”
“Tanpa bukti konklusif yang kami miliki saat ini, kami tidak bisa mempertahankan Bobi sebagai pemegang rekor.”
Pemilik Bobi, Leonel Costa, belum mengomentari penghapusan postingan tersebut, namun sebelumnya mengatakan bahwa kecurigaan tentang usia anjing tersebut “tidak berdasar”.
Bulan lalu, Danny Chambers dari Royal College of Veterinary Surgeons mengatakan kepada Guardian bahwa “tidak satupun” rekan dokter hewannya yang percaya bahwa anjing tersebut benar-benar hidup sampai usia 31 tahun.
Anjing tertua sebelumnya adalah Australian Bluey, yang meninggal pada tahun 1939 dalam usia 29 tahun lima bulan.
+ There are no comments
Add yours