Obor kelompok migran Afrika yang bertikai

Kerusuhan terjadi di Belanda pada akhir pekan antara dua kelompok migran Afrika, yang mengakibatkan mobil polisi dibakar.

Associated Press melaporkan bahwa sekelompok warga Eritrea yang menentang pemerintah negara Afrika tersebut menyerang tempat pertemuan kelompok yang setia kepada pemerintah Eritrea.

Juru bicara pemerintah kota Den Haag Robin Middel mengatakan: “Ini benar-benar di luar kendali.”

Video penyerangan tersebut menunjukkan puluhan pria usia militer melakukan kerusuhan, memecahkan jendela dan menghancurkan kendaraan ketika polisi tiba di lokasi kejadian.

Belakangan, petugas penegak hukum dilempari batu dan ada laporan sekitar selusin polisi dan petugas pemadam kebakaran terluka.

Polisi harus menggunakan gas air mata untuk membubarkan para migran dan memadamkan kekerasan.

“Para perusuh telah menerobos masuk ke pintu masuk Gedung Opera,” tulis seorang reporter lokal di X. “Jendela-jendelanya pecah dan mereka mencoba masuk. Petugas pemadam kebakaran juga sudah pergi lagi dan tidak bisa memadamkan api.

JAM TANGAN:

Associated Press telah menyoroti banyak contoh kekerasan yang meluas yang dilakukan oleh migran Afrika dari Eritrea, termasuk melukai puluhan petugas polisi di sebuah acara kebudayaan di Jerman pada bulan September lalu; kerusuhan kekerasan di Israel pada September lalu dan 22 petugas polisi Jerman yang terluka dalam serangan terpisah di sebuah festival pada awal tahun 2023.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours