Pangeran Harry menghadapi konfrontasi di pengadilan AS minggu ini atas upaya menyembunyikan catatan imigrasinya.
Duke of Sussex telah mempertimbangkan untuk menjadi warga negara Amerika, namun rencana tersebut bisa terancam jika hakim memutuskan menolaknya menyusul kasus yang terjadi pada hari Jumat di Washington DC.
Sebuah lembaga pemikir AS mencoba memaksa Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) untuk merilis catatan imigrasi Harry untuk mengetahui apakah Duke mengakui penggunaan narkoba ketika dia memasuki Amerika Serikat pada tahun 2020.
Siapapun yang mengajukan visa untuk tinggal dan bekerja di Amerika harus menjawab “ya” atau “tidak” untuk pertanyaan: “Apakah Anda atau pernah menjadi pecandu atau pecandu narkoba?”.
Dalam memoarnya, Spare Harry mengaku menggunakan narkoba termasuk ganja, kokain, dan jamur ajaib.
DHS akan berpendapat bahwa merilis catatan Harry akan menjadi pelanggaran privasi Duke
Tadi malam, Nile Gardiner, direktur Margaret Thatcher Freedom Center di The Heritage Foundation, mengatakan: “Hakim memiliki keputusan akhir mengenai apakah publik Amerika memiliki hak untuk melihat apakah DHS memberikan perlakuan khusus kepada Pangeran Harry. Dia tidak bisa lagi bersembunyi di balik sekutu elit liberalnya di pemerintahan Biden.”
Dalam wawancara dengan ABC Good Morning America pada hari Jumat, Harry mengatakan dia sedang mempertimbangkan untuk menjadi warga negara Amerika.
Dia berkata, “Kewarganegaraan Amerika adalah sesuatu yang terpikir oleh saya, tapi tentu saja bukan sesuatu yang menjadi prioritas utama saya saat ini.”
Seorang pengacara imigrasi dari LA berkata: “Ini bisa menjadi masalah yang sangat serius bagi Pangeran Harry. Jika dia tidak mencentang kotak “ya” saat memasuki Amerika, visanya akan ditinjau ulang dan ada kemungkinan bisa dicabut.
Jika dia berpikir untuk mengajukan permohonan kewarganegaraan, maka pencabutan visanya akan berarti bencana.”
Rencana Duke untuk mendapatkan kewarganegaraan AS bisa terancam jika hakim memutuskan menentangnya setelah kasus hari Jumat di Washington DC (foto: Hakim Distrik Carl J. Nichols) Sebuah lembaga pemikir AS mencoba memaksa Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) untuk melepaskan Catatan imigrasi Harry untuk mencari tahu apakah Duke mengaku menggunakan narkoba Pangeran Harry menghadapi tuntutan di pengadilan AS minggu ini atas upaya merahasiakan catatan imigrasinya Duke of Sussex telah mempertimbangkan untuk menjadi warga negara Amerika, namun rencana tersebut bisa terancam jika a Hakim akan mengambil keputusan yang tidak mendukungnya Dalam sebuah wawancara di acara Good Morning America di ABC pada hari Jumat, Harry mengatakan dia sedang mempertimbangkan untuk menjadi warga negara AS. Harry mengatakan kewarganegaraan AS telah terlintas dalam pikirannya tetapi bukan merupakan prioritas utama baginya saat ini.
Pengacara Heritage Foundation, Samuel Dewey berkata: “Bisa jadi dia mencentang kotak ‘ya’, dalam hal ini dia memerlukan surat pernyataan bebas visa agar bisa mendapatkan visa. Kami hanya menanyakan siapa yang memberikan keringanan ini.”
DHS akan berpendapat bahwa merilis catatan Harry akan menjadi pelanggaran privasi Duke.
Dalam pengajuan ke pengadilan, seorang pengacara DHS menulis: ‘Pengadilan menganggap visa atau status imigrasi seseorang bersifat pribadi, informasi pribadi dikecualikan dari pengungkapan.’
Hakim Carl J. Nichols akan mengeluarkan keputusan tertulis dalam beberapa minggu.
+ There are no comments
Add yours