Pangeran William menyerukan diakhirinya perang

Berita Dunia

Perang antara Israel dan Hamas

Diposting pada 20 Februari 2024, 13:47 ET

Pangeran William mematahkan tradisi puluhan tahun untuk tidak terlibat dalam politik pada hari Selasa dengan menyerukan diakhirinya perang di Gaza “sesegera mungkin” dalam pernyataan yang menurut perdana menteri Inggris “sesuai” dengan sentimennya.

“Saya masih sangat prihatin dengan dampak buruk konflik di Timur Tengah sejak serangan teroris oleh Hamas pada 7 Oktober,” kata Pangeran Wales dalam sebuah pernyataan yang dibagikan kepada X. “Terlalu banyak yang terbunuh.”

“Seperti banyak orang lainnya, saya ingin mengakhiri pertempuran secepat mungkin,” katanya.

Pangeran juga menyerukan agar lebih banyak bantuan diizinkan masuk ke Gaza.

“Ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan dukungan kemanusiaan untuk Gaza,” katanya. “Penting bagi bantuan untuk masuk dan para sandera dibebaskan.”

“Terkadang penting untuk mewujudkan perdamaian abadi di tengah besarnya penderitaan manusia.

Pangeran William mengeluarkan pernyataan pada hari Selasa yang menyerukan diakhirinya perang di Gaza. KOLAM RENANG/AFP melalui Getty Images

“Bahkan di saat-saat tergelap sekalipun, kita tidak boleh menyerah pada keputusasaan. Saya terus berpegang teguh pada harapan bahwa masa depan yang lebih baik dapat ditemukan dan pantang menyerah,” pungkas William.

Sang pangeran tergerak untuk membuat pernyataan tersebut setelah melihat “tingkat penderitaan manusia yang terlihat,” kata juru bicara keluarga kerajaan kepada Daily Beast.

Dia mencatat bahwa William telah memantau dengan cermat situasi di Gaza sejak dia mengunjungi wilayah tersebut pada tahun 2018 dan menyerukan “perdamaian abadi di wilayah tersebut”.

Pernyataan tersebut diketahui telah disetujui oleh Kementerian Luar Negeri Inggris sebelum dipublikasikan dan mencerminkan pemikiran pemerintah Inggris.

Raja kerajaan rupanya tergerak untuk membuat pernyataan tersebut setelah melihat “luasnya penderitaan manusia yang terlihat”. Reuters

Faktanya, juru bicara perdana menteri Rishi Sunaka mengatakan komentar pangeran tersebut “mencerminkan apa yang telah Anda dengar dari perdana menteri sebelumnya”.

“Perdana Menteri telah mengatakan dalam beberapa kesempatan bahwa terlalu banyak warga sipil yang kehilangan nyawa,” kata seorang juru bicara dalam sebuah pernyataan kepada Telegraph.

“Dan kami ingin melihat berakhirnya pertempuran di Gaza secepatnya, jadi ini sejalan dengan posisi pemerintah dan kami menyambut baik intervensi ini.

“Penting bagi kita untuk berbicara [with] satu suara sebagai sebuah bangsa,” imbuhnya.

Juru bicara Perdana Menteri Rishi Sunaka mengatakan dia setuju dengan sentimen tersebut, dan mengatakan dia ingin “mengakhiri pertempuran di Gaza sesegera mungkin”. Reuters

Namun William telah dikritik oleh beberapa orang di Inggris karena melanggar tradisi non-intervensi dalam politik yang diterapkan oleh neneknya, mendiang Ratu Elizabeth II.

“Saya tidak yakin raja masa depan kita harus melakukan hal itu,” tulis Nigel Farage, yang pernah memimpin gerakan nasional Brexit.

“Dia harus tetap berpegang pada BAFTA.

Andrew Percy, anggota parlemen Partai Tory, juga berpendapat bahwa “merupakan prinsip dasar monarki konstitusional kita bahwa anggota keluarga kerajaan tidak melibatkan diri dalam isu-isu politik yang kontroversial pada saat ada perbedaan pendapat dan pandangan yang kuat dalam hal ini. negara”. menurut Telegraf.

“Para bangsawan harus mengingat itu.

Komentar William muncul ketika ia mengambil peran lebih aktif dalam keluarga kerajaan setelah ayahnya didiagnosis menderita kanker. KOLAM RENANG/AFP melalui Getty Images

Komentar William muncul ketika dia mengambil peran lebih aktif di keluarga kerajaan setelah ayahnya didiagnosis menderita kanker.

Pada hari Selasa, ia mengunjungi pekerja bantuan Palang Merah Inggris yang terlibat dalam upaya kemanusiaan di Jalur Gaza dan mengakui bahwa kekerasan yang ia lihat di wilayah tersebut “sangat menyentuh hatinya sebagai seorang ayah,” menurut Telegraph.

Sang pangeran akan melakukan kunjungan bulan ini untuk mengakui penderitaan manusia dan kesulitan akibat perang dan ia juga menarik perhatian pada peningkatan anti-Semitisme secara global, lapor BBC.

Sementara itu, anggota parlemen akan melakukan pemungutan suara mengenai apakah akan menyerukan gencatan senjata dalam perang yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas.

Muat lebih banyak…

{{#isDisplay}} {{/isDisplay}}{{#isAniviewVideo}} {{/isAniviewVideo}}{{#isSRVideo}} {{/isSRVideo}}

https://nypost.com/2024/02/20/world-news/prince-william-calls-for-end-of-war-in-gaza-breaking-tradition/?utm_source=url_sitebuttons&utm_medium=site%20buttons&utm_campaign=site %20 tombol

Salin URL yang ingin Anda bagikan

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours