Para ilmuwan percaya bahwa tubuh bintang laut hanyalah satu kepala raksasa (Kredit: Nick Hobgood/CC-BY-SA-3.0/Commons.wikimedia.org)
Dalam hal anatomi, hanya ada sedikit hewan yang misterius bagi para peneliti seperti bintang laut. Kebanyakan hewan memiliki kepala, badan, dan kaki yang mudah dikenali. Namun, tubuh bintang laut terdiri dari lima lengan identik dengan lapisan “kaki tabung” untuk membantu mendorongnya ke depan. Kurangnya kepala yang dapat dikenali bahkan membuat beberapa orang berpendapat bahwa mereka tidak memilikinya. Namun sebuah penelitian baru mengatakan hal sebaliknya terjadi. Tubuh bintang laut hanya satu kepala besar dan tidak ada ekor!
“Seolah-olah bintang laut benar-benar kehilangan belalainya dan digambarkan sebagai kepala yang merayap di dasar laut,” kata Laurent Forery, penulis utama studi baru ini. “Ini sama sekali bukan asumsi para ilmuwan tentang hewan-hewan ini. .”
Bintang laut termasuk dalam kelompok hewan yang disebut echinodermata. Ini termasuk teripang, dolar pasir, dan bulu babi. Echinodermata mempunyai tubuh yang tersusun dalam lima bagian yang sama besar. Sebaliknya, manusia dan sebagian besar hewan lainnya mempunyai simetri bilateral. Artinya, bagian tengahnya dapat dibelah menjadi dua bagian yang sama besar.
Untuk penelitian mereka, diterbitkan di Alam Pada tanggal 1 November 2023, para ilmuwan menggunakan teknologi baru yang disebut pengurutan HIFI. Hal ini memungkinkan mereka membuat peta 3D untuk menentukan gen mana yang aktif di lokasi yang tepat di bintang laut. Yang mengejutkan mereka, mereka menemukan ekspresi gen yang berhubungan dengan kepala di semua bintang laut. Hal ini terutama terjadi di bagian tengah tubuh bintang laut dan di tengah setiap lengan. Namun, tidak ada tanda-tanda gen yang berhubungan dengan batang atau batang.
Bintang laut menggunakan kaki tabung untuk bergerak (Kredit: Rpillon/ CC-BY-SA 3.0/ Commons.wikimedia.org)
“Hasil ini menunjukkan bahwa echinodermata, dan khususnya bintang laut, memiliki contoh paling dramatis dari pemisahan kepala-batang yang kita sadari saat ini,” kata Formery.
Peneliti menambahkan, fosil bintang laut purba itu ternyata memiliki belalai. Hal ini menunjukkan bahwa mereka pada akhirnya berevolusi untuk kehilangan gen-gen tersebut. Tim juga berencana menentukan kapan tepatnya perubahan itu terjadi. Mereka juga ingin menyelidiki apakah echinodermata lain, seperti bulu babi dan teripang, juga “berkepala”.
Sumber: Livescience.com, Smithsonianmag.com, CNN.com

Dapatkan buku kerja untuk artikel ini!
Buku Kerja berisi: Artikel, Pemahaman Membaca, Soal Berpikir Kritis, Kosakata dalam Konteks (+jawaban), Kuis Pilihan Ganda (+jawaban), Kuis Kosakata (+jawaban), Permainan Kosakata (+jawaban)
+ There are no comments
Add yours