Pejabat tinggi Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) untuk urusan pengungsi bertemu dengan seorang diplomat Perancis untuk membahas masalah keuangan yang dihadapi badan PBB untuk pengungsi Palestina, Wafa melaporkan.
Ahmed Abu Houli, kepala departemen urusan pengungsi PLO, bertemu dengan wakil konsul Perancis Quentin Lopinot pada hari Sabtu untuk membahas kesulitan UNRWA di tengah pembekuan dana oleh lebih dari selusin negara, kata Wafa.
“Kehadiran UNRWA dan kelanjutan layanannya di wilayah operasinya di Jalur Gaza dan Tepi Barat, termasuk Yerusalem, Suriah, Lebanon dan Yordania, merupakan faktor stabilitas di kawasan dan jalur penyelamat bagi para pengungsi Palestina yang berada di bawah naungan UNRWA. bergantung padanya. terutama pada layanan mereka, bantuan makanan dan uang tunai,” Wafa mengutip ucapan Abu Houli.
Lopinot mengatakan negaranya terus mendukung UNRWA dan hak-hak sah rakyat Palestina, menurut Wafa.
Prancis adalah salah satu dari setidaknya 16 negara yang telah menangguhkan pendanaan untuk UNRWA menyusul tuduhan Israel bahwa beberapa staf badan tersebut terlibat dalam serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober.
+ There are no comments
Add yours