CEO Apple Tim Cook (kedua dari kanan) menyambut pelanggan saat ia tiba untuk memperkenalkan headset Vision Pro di Apple Store di New York pada 2 Februari 2024.
Angela Weiss | AFP | Gambar Getty
CEO Apple Tim Cook mengatakan pada hari Rabu bahwa perusahaannya menggelontorkan uang untuk kecerdasan buatan, salah satu sinyal terkuat bahwa pembuat iPhone sedang merangkul kegilaan AI generatif yang melanda industri teknologi.
Perusahaan melihat “potensi terobosan luar biasa dalam AI generatif, itulah sebabnya kami berinvestasi besar-besaran di bidang ini saat ini,” kata Cook pada pertemuan pemegang saham tahunan Apple, yang diadakan secara virtual. “Kami yakin hal ini akan membuka peluang transformatif bagi pengguna kami dalam hal produktivitas, penyelesaian masalah, dan banyak lagi.”
Apple belum mengungkapkan produk pesaingnya ke model seperti OpenAI GPT atau Google Gemini, tetapi Apple telah memberikan pengumuman besar yang akan datang tahun ini.
“Saya berharap dapat berbagi dengan Anda pada akhir tahun ini tentang cara kita membuat terobosan baru dalam kecerdasan buatan generatif, teknologi lain yang kami yakini dapat mendefinisikan ulang masa depan,” kata Cook.
Dia juga mengulangi beberapa produk Apple yang diumumkan sebagai “didukung oleh kecerdasan buatan” untuk menekankan bahwa perusahaan telah mengerjakan teknologi tersebut selama bertahun-tahun. Di masa lalu, perusahaan cenderung menghindari istilah AI dan lebih memilih pembelajaran mesin.
Baca lebih lanjut berita CNBC tentang AI
Fitur terkini yang menggunakan teknologi AI Apple termasuk pelacak tangan Vision Pro dan peringatan detak jantung Apple Watch, kata Cook. Ia juga mengatakan bahwa chip Apple di dalam MacBook-nya mampu menjalankan AI.
“AI memasuki kehidupan pengguna kami untuk berbagai tugas, mulai dari tugas sehari-hari hingga tugas penting,” kata Cook. “AI memungkinkan Apple Watch membantu Anda melacak olahraga Anda, secara otomatis mendeteksi apakah Anda akan berjalan-jalan atau berenang. AI memungkinkan iPhone Anda meminta bantuan jika Anda mengalami kecelakaan mobil.”
Apple sering mengumumkan produk dan fitur perangkat lunak baru pada bulan Juni di konferensi pengembang tahunannya.
Dalam pertemuan tersebut, dia tidak bertanya kepada Cook tentang proyek Apple Car, yang sebelumnya dia sebut sebagai “induk dari semua proyek kecerdasan buatan”. Karyawan diberitahu pada hari Selasa bahwa program tersebut dibatalkan.
Menanggapi pertanyaan umum tentang produk apa yang diputuskan untuk dirilis oleh perusahaan, Cook mengatakan “kebanyakan adalah tentang fokus.”
Pernyataan tersebut muncul setelah pemegang saham Apple menolak proposal yang memaksa perusahaan tersebut untuk membuat laporan mengenai risiko AI.
Proposal yang diajukan oleh Dana Indeks Ekuitas AFL-CIO dibacakan pada pertemuan tersebut oleh pekerja ritel Apple dan pengurus serikat pekerja Michael Forsythe dan akan meminta perusahaan tersebut menerbitkan pedoman etika untuk AI. Apple menentang upaya tersebut, dengan alasan bahwa tindakan tersebut dapat mengungkap rahasia perusahaan.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui dewan direksi Apple, termasuk pemilihan mantan CEO dirgantara Wanda Austin, yang akan menggantikan Al Gore dan James Bell mengundurkan diri. Pemegang saham juga menyetujui remunerasi auditor dan eksekutif perusahaan.
Lima proposal terpisah dari pemegang saham independen yang ditentang oleh Apple ditolak, termasuk laporan AI.
Koreksi: Mosi yang diajukan oleh AFL-CIO Equity Index Funds dibacakan pada pertemuan tersebut. Versi lama salah menyebutkan namanya.
Jangan lewatkan cerita ini dari CNBC PRO:
JAM TANGAN: Apa yang bisa menghidupkan kembali saham Apple?
+ There are no comments
Add yours