Ukraina menghancurkan kapal perang Rusia di

Intelijen Pertahanan Ukraina/Telegram

Ukraina telah memberikan rekaman yang menunjukkan drone maritim melaju menuju kapal perang Rusia Caesar Kunikov di Laut Hitam, 14 Februari 2024.

CNN—

Intelijen militer Ukraina mengatakan pihaknya menenggelamkan kapal perang Rusia di lepas pantai Krimea pada hari Rabu, yang terbaru dari serangkaian serangan drone maritim terhadap armada Laut Hitam Rusia.

Kapal serbu amfibi Rusia Caesar Kunikov diserang oleh drone “MAGURA” V5, yang membuat “lubang kritis” di sisi kirinya sebelum tenggelam, kantor berita Ukraina melaporkan di Telegram.

Serangan itu dilakukan oleh unit pasukan khusus “Grup 13” yang bekerja sama dengan pasukan keamanan dan pertahanan Ukraina, kata pernyataan itu.

Rekaman malam hari yang disediakan oleh Ukraina menunjukkan sebuah drone laut melaju menuju Caesar Kunikov sebelum kepulan asap besar mengepul dari kapal tersebut.

CNN tidak dapat memverifikasi klaim Ukraina secara independen. Rusia belum secara resmi mengomentari klaim Ukraina tersebut.

Serangan hari Rabu ini adalah yang terbaru dari serangkaian serangan Ukraina terhadap angkatan laut Rusia yang berupaya melakukan serangan strategis dan simbolis terhadap pasukan Rusia yang mencaplok Krimea pada tahun 2014.

Ketika invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina mendekati ulang tahunnya yang kedua, garis depan sebagian besar tetap statis selama berbulan-bulan. Namun sejak tahun lalu, Ukraina beralih ke Laut Hitam, dengan mengatakan bahwa serangannya terhadap Krimea dan kapal-kapal Rusia bertujuan untuk mengisolasi semenanjung tersebut dan mempersulit Rusia untuk mempertahankan operasi militer di daratan Ukraina.

Yoruk Isik/Reuters

Ukraina mengatakan Caesar Kunikov, yang digambarkan di sini di Istanbul pada tahun 2020, hancur dalam serangan pesawat tak berawak angkatan laut.

Awal bulan ini, Ukraina mengatakan telah menenggelamkan kapal berpeluru kendali Rusia, Ivanovets, juga di Laut Hitam. Serangannya yang paling menonjol adalah terhadap Moskow pada April 2022, yang memaksa Rusia mengubah mode operasinya di dekat wilayah yang dikuasai Ukraina.

Drone “MAGURA” hanya memiliki panjang beberapa meter dan ditenagai oleh jet ski, kata seorang pilot dari unit khusus badan intelijen pertahanan Ukraina kepada CNN awal tahun ini.

Namun drone ini memiliki jangkauan yang jauh sekitar 800 kilometer (hampir 500 mil), sehingga unit militer dapat meluncurkan drone dari sebagian besar garis pantai Ukraina untuk misi melawan sasaran Krimea.

Ini adalah cerita yang berkembang dan akan diperbarui.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours