Inilah 3 jenis olahraga terbaik

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak penelitian bermunculan yang merinci manfaat olahraga dalam memerangi depresi, dan olahraga ramah lingkungan disebut-sebut sebagai dukungan penting bagi kesehatan mental. Kini, penelitian baru akhirnya berfokus pada jenis olahraga mana yang terbaik—dan ini merupakan kabar baik bagi hampir semua orang, terlepas dari pendapatan atau gaya hidup.

Depresi berat mempengaruhi lebih dari delapan persen orang Amerika setiap tahunnya, menurut perkiraan resmi, dan tinjauan sistematis terhadap uji coba terkontrol secara acak yang diterbitkan bulan lalu di British Medical Journal menyebut jalan kaki, lari, dan yoga sebagai tiga bentuk olahraga terbaik untuk melawan kesedihan. . Penulis penelitian menyarankan bahwa kegiatan ini harus dianggap sebagai “pengobatan inti” untuk depresi bersamaan dengan intervensi standar.

Untuk mencapai kesimpulan tersebut, para peneliti meninjau 218 penelitian dengan total lebih dari 14.000 partisipan penderita depresi dan menyimpulkan bahwa efek olahraga sebanding dengan psikoterapi dan farmakoterapi dalam pengobatan depresi. Latihan kekuatan, latihan aerobik campuran, dan Tai Chi juga terbukti efektif. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga efektif terlepas dari kondisi medis lain dan tingkat keparahan depresi.

Seorang wanita berjalan dengan memakai sepatu lariSeorang wanita berjalan dengan memakai sepatu lari

Seorang wanita berjalan dengan memakai sepatu lari

Selain itu, mereka menemukan bahwa olahraga akan memberikan hasil yang lebih baik jika intensitasnya lebih tinggi, jadi akan sangat membantu jika Anda sesekali mengganti sepatu hiking Anda dengan sepatu lari trail, mencoba jalur yang lebih curam, atau menambah kecepatan. Namun, frekuensi dan durasi latihan tampaknya tidak membuat perbedaan, jadi jangan merasa Anda harus mengikuti ultramarathon untuk melihat manfaatnya.

Para penulis mencatat bahwa meskipun penelitian mereka menunjukkan korelasi antara olahraga dan depresi, hal itu tidak membuktikan sebab akibat. Namun, mereka mencatat bahwa meskipun terdapat hambatan sosial, aktivitas seperti berjalan kaki dan berlari memerlukan biaya, efek samping, atau komitmen waktu yang relatif sedikit. Tentunya bisa juga dipadukan dengan aktivitas lain seperti lari ke kantor atau jalan kaki sambil melakukan rapat virtual.

Seorang wanita berlari melintasi lapangan yang cerahSeorang wanita berlari melintasi lapangan yang cerah

Seorang wanita berlari melintasi lapangan yang cerah

Menjadi termotivasi

Meskipun penelitian baru ini sangat menggembirakan bagi jutaan orang di seluruh dunia yang menderita depresi, kita semua tahu bahwa hilangnya motivasi adalah gejala umum, jadi apa yang dapat Anda lakukan jika Anda tidak bisa memulainya?

Untuk memulainya, Anda bisa memulai dari yang kecil dan menetapkan tujuan yang realistis. Ingatlah bahwa durasi tampaknya tidak mempengaruhi efektivitas latihan, jadi pertimbangkan apa yang disebut makanan ringan dan lakukan dalam porsi kecil. Bergabung dengan kelompok lari atau hiking atau menyewa teman olahraga adalah cara lain untuk mendapatkan dan tetap termotivasi—penelitian menunjukkan bahwa Anda 76 persen lebih mungkin berhasil jika mendapatkan teman yang bertanggung jawab.

Terakhir, Anda mungkin mempertimbangkan untuk berinvestasi pada teknologi yang dapat dikenakan seperti jam tangan GPS untuk melacak kebugaran Anda, yang menurut penelitian tahun 2019 dapat membantu meningkatkan aktivitas fisik Anda. Terakhir, lihat beberapa panduan pemula untuk membantu Anda menemukan jalan atau di matras yoga Anda:

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours