Ukraina mengklaim mereka menembak jatuh pada urutan kedua

Oleh Phelan ChatterjeeBBC News

1 jam yang lalu

keterangan gambar,

Sebuah pesawat A-50 saat parade militer (file foto)

Ukraina mengklaim telah menembak jatuh pesawat mata-mata militer A-50 Rusia – klaim kedua dalam lebih dari sebulan.

Pesawat itu hancur di antara kota-kota Rusia, Rostov-on-Don dan Krasnodar, kata sumber militer Ukraina, lebih dari 200 km dari garis depan.

Layanan penyelamatan dilaporkan menemukan puing-puing pesawat di distrik Kanevskoy dan memadamkan api yang berkobar.

Rusia belum mengomentari klaim tersebut. Sabtu menandai dua tahun sejak Rusia melancarkan invasi habis-habisan.

Panglima Angkatan Udara Ukraina Mykola Oleshchuk mengucapkan terima kasih kepada dinas dan intelijen militernya pada hari Jumat atas bantuan mereka dalam menembak jatuh pesawat – sebuah pesawat pendeteksi radar jarak jauh – dan mencatat bahwa insiden tersebut bertepatan dengan hari libur militer penting Rusia.

“Saya mengucapkan selamat kepada penjajah pada Hari Pembela Tanah Air,” ujarnya melalui Telegram.

Sebuah video yang dibagikan secara online menunjukkan momen pesawat tersebut tampaknya ditembak jatuh di udara, serta kobaran api besar dan asap tebal berwarna gelap yang tampak membubung dari kecelakaan tersebut.

Setidaknya satu saluran telegram militer Rusia menyatakan pesawat itu mungkin jatuh akibat tembakan teman. Fighterbomber menulis: “Saat ini tidak diketahui siapa yang menembak jatuhnya.”

Ukraina terakhir kali mengklaim telah menembak jatuh A-50 pada 14 Januari.

Pengarahan sebelumnya dari Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan Rusia kemungkinan memiliki enam A-50 operasional yang beroperasi.

Pesawat yang mendeteksi pertahanan udara dan mengoordinasikan target jet Rusia dapat menghabiskan biaya produksi ratusan juta dolar.

Ukraina mengalami banyak masalah akhir-akhir ini melawan pasukan Rusia di tenggara negara itu.

Dalam insiden bulan lalu, pejabat militer Ukraina mengatakan pesawat pusat kendali Il-22 hancur bersama dengan A-50.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours