Perdana Menteri Hongaria Viktor Orbán mengatakan pada hari Jumat bahwa ia mendukung upaya Swedia untuk bergabung dengan NATO, mengakhiri ketegangan selama berbulan-bulan mengenai apakah negaranya akan menyetujui negara Nordik itu menjadi aliansi keamanan Barat.
Setelah pertemuan dengan Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson di Budapest pada hari Jumat, Orbán mengatakan parlemen Hongaria akan bertemu pada hari Senin untuk memindahkan ratifikasi Stockholm ke dalam aliansi tersebut, yang akan membuka jalan bagi Swedia untuk akhirnya bergabung dengan NATO.
Perjanjian hari Jumat ini juga mencakup kerja sama pertahanan yang lebih baik antara Hongaria dan Swedia.
Kantor Orbán mengumumkan rencana untuk membeli empat pesawat pembom tempur Gripen, yang diproduksi di Swedia. Juga akan ada perpanjangan kontrak untuk layanan logistik dan pelatihan terkait pesawat.
“Hari ini kami membuka fase baru kerja sama antara Hongaria dan Swedia,” tulis Orbán di X, platform media sosial yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.
Kristersson mengatakan pada konferensi pers pada hari Jumat bahwa Swedia siap untuk memperkuat kerja sama pertahanan dengan Hongaria dan berterima kasih kepada Orbán atas pertemuan dan perjanjian tersebut.
Orbán mengatakan Hongaria tidak berubah pikiran mengenai tawaran Swedia untuk menjadi NATO, namun berusaha memulihkan kepercayaan terhadap negara tersebut.
“Menjadi anggota NATO bersama negara lain berarti kami siap mati demi satu sama lain,” kata Orbán pada konferensi pers. “Jika ingin menciptakan hubungan yang kuat, diperlukan landasan yang tepat, terutama kepercayaan dan saling menghormati.”
Orbán juga menegaskan bahwa masuknya Swedia ke dalam aliansi tersebut bukanlah “kesepakatan dagang”.
Swedia mengajukan permohonan keanggotaan NATO bersama dengan negara Nordik lainnya, Finlandia, pada musim semi 2022, tak lama setelah Rusia menginvasi Ukraina. Meskipun Finlandia bergabung lebih cepat, Swedia menghadapi tentangan dari Turki dan Hongaria terhadap penggabungannya.
Turki akhirnya meratifikasi Swedia bulan lalu setelah mendapatkan komitmen AS untuk menyediakan jet tempur F-16 kepada Ankara.
Hongaria juga menunda persidangan setelah beberapa anggota parlemen mengecam Stockholm atas apa yang mereka sebut menyebarkan kebohongan mengenai keadaan demokrasi Hongaria.
Namun setelah Turki setuju, Orbán mengundang Kristersson untuk menemuinya di Budapest untuk membahas tawaran aliansi tersebut.
Agar suatu negara dapat menjadi anggota NATO, negara tersebut harus diratifikasi oleh seluruh 31 negara anggota.
Hak Cipta 2024 Nextstar Media Inc. Seluruh hak cipta. Materi ini tidak boleh dipublikasikan, disiarkan, ditranskrip, atau didistribusikan ulang.
+ There are no comments
Add yours